0852-900-346-78
Fakultas Teknologi Industri UII KM. 14,5. Sleman, Yogyakarta 55584

Mahasiswa UII Ciptakan Mobil Adaro Kaliurang Unisi

UASC > Uncategorised > Mahasiswa UII Ciptakan Mobil Adaro Kaliurang Unisi

SLEMAN, AYOYOGYA.COM — Tim Ulil Albab Student Center (UASC) Electric Vehicle Universitas Islam Indonesia (UII) membuktikan bahwa anak bangsa mampu berinovasi dalam perkembangan teknologi. Pasalnya, Tim UASC menjadi satu-satunya tim dari universitas swasta di Indonesia yang mampu lolos seleksi dalam ajang tahunan bergengsi Formula Society of Automotive Engineers (FSAE).

Bahkan tim ini berhasil membuat mobil yang diberi nama Adaro Kaliurang Unisi yang dilombakan di Jepang pada tanggal 4 sampai 8 september 2018. Ketua Tim UASC, Rian Nur Adiyatama menyampaikan, Mobil Listrik Adaro Kaliurang Unisi mengunakan sistem car control unit buatan hasil pengembangan sendiri.

Car Control Unit adalah suatu komponen penting dalam sebuah kendaraan yang berfungsi untuk mengendalikan semua perangkat-perangkat yang ada di dalam mobil atau dengan kata lain adalah otak dari sebuah mobil. “Tak hanya itu mobil Adaro Kaliurang Unisi ini juga dilengkapi dengan sistem data logger dan telemetry. Di mana sistem data logger memungkinkan mobil mencatat semua kebutuhan data teknis secara otomatis,” ujar Rian belum lama ini.

Rian menjelaskan, sistem telemetry adalah sebuah teknologi yang sistem kerjanya seperti Formula 1. Di mana semua data kondisi mobil seperti kondisi baterai, suhu motor, dan lain-lain ditampilkan pada satu layar secara otomatis. Sehingga pengguna dapat memantau kondisi mobil dari paddock. Kedua teknologi ini belum dimiliki mobil listrik buatan mahasiswa dari universitas lainnya.

Rian menambahkan, adapun keunggulan lain yang dimiliki oleh Mobil Listrik Adaro Kaliurang Unisi, yakni memiliki teknologi cooling system yang belum ada di generasi mobil listrik sebelumnya. Tak hanya itu, Adaro Kaliurang Unisi juga dibuat dengan menggunakan body material carbon fiber dengan proses vacuum infusion yang membuat body mobil memiliki bobot lebih ringan.

“Serta bentuk desain aerodinamik yang lebih optimal, sehingga dapat meinimalisir drag dan meningkatkan downforce,” ungkapnya.

Anggota Tim UASC, Karina septiani Marzuni menuturkan, setelah melalui serangkaian penilaian dari tim juri selama ajang FSAE Jepang, mobil listrik Adaro Kaliurang Unisi mendapat beberapa hasil yang cukup memuaskan. Diantaranya, Mobil Listrik Adaro Kaliurang Unisi dapat lolos dari tahap seleksi penilaian EV Zero.

“Sebagai salah satu pendatang baru dalam ajang lomba FSAE Jepang untuk lolos dalam tahap penilaian EV Zero bukanlah hal yang mudah,” ujar Karina.

Selain itu, para Juri juga sangat mengapresiasi Tim UASC UII atas pemilihan bahan dasar pembuatan body mobil yang menggunakan bahan carbon fiber. “Dari segi desain, mobil Adaro Kaliurang Unisi juga mendapat penilaian positif dari para juri dimana juri mengapresiasi desain mobil Adaro Kaliurang Unisi sebagai salah satu desain terbaik pada zona Asean sebagai pendatang baru dalam ajang lomba ini,” tutur Karina.

Ia menambahkan, Tim UASC UII berharap pencapaian ini dapat memacu semangat untuk memperbaiki beberapa kesalahan dan memotivasi agar dapat mengembangkan mobil listrik. Ia juga berharap bisa mendapatkan gelar juara pada kompetisi FSAE 2019 mendatang.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *